Artikel, Penggalan Hidup, review

Buku-buku (yang aku baca) di Tahun 2021

Masih pandemi, salah satu penghiburan dan bahan edukasi yang tidak pernah habis adalah berasal dari buku. Ini sudah jadi kebiasaan yang benar-benar aku syukuri sih. Aku list beberapa buku yang tamat di tahun 2021 kemarin. Goals selanjutnya aku gak muluk-muluk juga, semoga kedepannya bisa terus semangat untuk baca dan konsisten berbagi informasi. Semoga ya… semoga. Mohon doanya!

Setelah aku rangkum, ternyata bulan Januari tahun lalu aku tidak menamatkan satu buku pun! Jadi list ini dimulai dari bulan Februari.

Februari

  1. Muhammad 4 : Generasi Penggema Hujan
  2. Serial Khulafa Ar-Rasyidin 3 : Utsman bin Affan – Abu Jannah
  3. Jurus Sehat Rasulullah : Hidup Sehat Menebar Manfaat – dr. Zaidul Akbar

Maret

  1. Buku Latihan Soal : Mantappu Jiwa – Jerome Polin
  2. Serial Khulafa Ar-Rasyidin 4 : Ali bin Abi Thalib – Abu Jannah

April

  1. Ensiklopedia Juz Amma untuk Anak – Aminah Mustari

Mei

  1. Khilafah – Felix Y. Siauw, visual: Handri Satria Handjaya
  2. Metode Penelitian Studi Media dan Kajian Budaya – Rachmah Ida
  3. The Naked Traveler 3 – Trinity

Juni

  1. My Boyfriend’s Wedding Dress – Kim Eun Jeong
  2. Penuntun Jiwa – Hamka
  3. Pribadi Hebat – Hamka
  4. Filosofi Teras – Henry Manampiring
  5. Senja di Istanbul – Melliyana Dhian

Juli

  1. 30 Days Make it Better – quranreview
  2. Wanita : antara cinta dan keindahan – Aam Amiruddin

Agustus (Muharram)

  1. Belajar Cara Belajar – Rousyan Fikri
  2. Lawan Minder Raih Sukses – Akhmad Saefudin
  3. 101 Fakta Hebat Sejarah Islam – Edgar Hamas

September (Safar)

  1. Helen dan Sukanta – Pidi Baiq
  2. Love for Imperfect Things – Haemin Sunim
  3. The Untold Islamic History – Edgar Hamas
  4. Bersamamu di Jalan Dakwah Berliku – Salim A. Fillah & Felix Y. Siauw
  5. Menumbuhkan Ide Ide Kritis – Dr. Heru Nugroho

Oktober

  1. Halal Haram Bisnis Online – Ammi Nur Baits
  2. Tadabbur Bacaan Shalat – Ibnu Abdil Bari

November

  1. Misykat : Refleksi tentang Westernisasi, Liberalisasi dan Islam – Hamid Fahmy Zarkasyi (re-read)
  2. Ensiklopedia Pahala – Ilya Ali Ubaid

Desember

  1. Jugun Ianfu – E. Rokajat Asura
  2. #AboutLove – Tere Liye
  3. Amalan Ringan Paling Menakjubkan – Syekh Ali Jaber

Gimana gimana? Makin randomkah bacaanku? haha!

Aku mensyukuri sekali beberapa khazanah dan insight yang kudapat dari buku-buku di atas. Terimakasih banyak kepada penulis, tim penerbit dan setiap orang yang berusaha menyebarkan insight-insight positif.

Sedikit berbagi, buku yang sangat berkesan di tahun lalu. Bulan Februari, aku akhirnya menamatkan tetralogi Muhammad karya Tasaro GK. Itu epic sih, kayaknya salah satu bacaan yang tebel yang pernah aku baca haha. Gaya penulisannya bagus sih, mengalir banget. Jadi walaupun tebal, masih semangat untuk melahapnya. Februari itu akhirnya aku tamatin tetralogi terakhirnya! Sebuah perjalanan mencari identitas diri hahaa…

Sebenernya buku kedua itu trigger dari bacaan pertama sih, karena membahas tentang sahabat Rasulullah juga. Jadilah penasaran untuk mencari tahu lebih dalam sosok Ustman bin Affan. Salah satu sosok keren banget, dermawan dan lembut orangnya!

Kalau baca/cari-cari kajian tentang Rasulullah dan orang-orang disekitarnya memang amazing banget sobats. The real superstar yang bukan fiksi!

Terus aku baca bukunya Zaidul Akbar karena nyambung sama resolusi tahun 2021 yang pengen hidup lebih sehat. tapi oh now banget sih, sampe akhir 2021 masih geng micin hidupku haha… tapi dari buku Jurus Sehat Rasulullah itu aku banyak dapat tips untuk menjaga hati dan pikiran biar lebih sehat (?) gitu. Cobain baca deh. Banyak juga tips kesehatan ala Nabi. Rasulullah kan jarang sakit, jadi sangat pas untuk berguru dan mencontoh kepada beliau perihal kesehatan.

Bulan Maret mulai masuk random club. Baca buku Jerome polin bikin termotivasi untuk meraih impian (?) dan intinya berusaha dan bekerja keras untuk menggapai sesuatu. Di bukunya itu ngejelasin tentang perjalanan hidup dia sampai sekolah di Jepang. Ntaps deh!

di Bulan Maret juga, aku mendalami lagi kisah Ali bin Abi Thalib, salah satu sahabat Rasulullah yang masuk Islam di usianya yang sangat muda. Kebijaksanaan dan kedalaman ilmu ada pada beliau. Dipikir2 tahun itu aku baca tentang para menantu Rasulullah ya!

Keren-keren banget memang mereka….

Selanjutnya ya masih serandom itu wkwkwk. Tahun ini juga aku baca bukunya Hamka, dapat pinjam dari Teh Gina. Dan amazing banget sih emang kata-katanya dan nasihat-nasihatnya. Semoga tahun depan bisa baca buku-buku Hamka lagi.

Kalau buku tentang Islam yang keren banget aku bersyukur bisa baca 30 Days Make it Better-nya Quranreview, ini ngebahas tentang ayat alquran dengan cara milenial banget dan tentunya mindblowing parah. Udah dibuat nangis dari bab pertama. huhu, you must read pokoknya!

The Untold Islamic History-nya Edgar Hamas juga bagus banget. Banyak sejarah Islam yang terlupakan dan jarang dibahas dipermukaan dan dibahas di buku itu. Makin ke trigger untuk terus belajar sejarah dong! Seru banget pastinya.

Ngobrolin tentang sejarah, aku juga baca dua novel yang ambil latar pas zaman kolonial di Nusantara. Ada Helen dan Sukanta-nya Pidi Baiq, ini latarnya di ciwidey zaman kolonial belanda. Kisah cinta anak belanda dan anak pribumi. Seru sih, romantis tipis-tipis dan penggambaran peristiwa sejarahnya oke banget. Awalnya pengen baca karena latar tempatnya di Ciwidey my hometown wakaka… Yang kedua, buku Jugun Ianfu, agak kelam sih ini, tapi benaran membuat wawasan bertambah tentang penderitaan zaman kolonial. Kalau Jugun Ianfu ini menceritakan tentang budak seks zaman Jepang yang dari pribumi, tapi mereka tuh dipaksa tuh aslinya, ada yang ditipu, diculik dsb. Sedih…. apalagi akhirnya. Mana ada kisah cinta ala-ala second lead gitu (?) direbutkan antara pejuang Peta sama tentara Jepang (?). Ya, tapi aku selalu suka diceritakan kisah-kisah masa lampau!

Buku Misykat juga aku baca ulang di tahun ini. Seseru dan mindblowing banget sih. hehe

Dipikir pikir, aku jarang banget namatin buku pelajaran. Semoga kedepannya bisa ya haha, karena kalau baca buku-buku pelajaran itu kayak cuman sebab dua bab aja gak sih? :’ jarang banget tamat full sebuku wkkw…

Tahun ini juga aku nerbitin novel nih, alhamdulillah. Judulnya Line of Stars, aku nulisnya pas tahun 2019. Kisah anak-anak SMA gitulah (?) wkkw Walaupun masih amatir banget. Semoga jadi pemantik untuk berkarya tahun tahun selanjutnya!

Haaah, ganti tahun lagi.

Mengutip dari postingan yang sempat aku baca dan lewat di timeline. Yasuda.

Selalu ucapkan astagfirullah untuk hari kemarin, karena hari kemarin sudah menjadi sejarah. Kesalahan-kesalahan yang lalu taubatilah, jangan kau ulangi lagi.

Ucapkanlah Alhamdulillah untuk hari ini, segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat tiada terhingga untuk menikmati dan menjalani hari ini. Semoga waktu dan kesempatan yang diberikan dari-Nya menjadi pemantik kita untuk senantiasa bersyukur dan memaksimalkan potensi di hari ini. Karena hari yang diberikan padamu, (saat ini) adalah berkah.

Juga jangan tinggalkan ucapan InsyaAllah untuk hari esok, karena semua tidak akan berjalan tanpa ketetapan-Nya. Hari esok adalah misteri. Selalu minta kepada Allah untuk diberikan rencana-rencana terbaik dan juga berusaha kita maksimalkan dengan doa dan ikhtiar.

Oke kawan! Semoga tahun depan kita bisa ketemu lagi ya!

Please follow and like us:

1 Komentar

  1. Keep on working, great job!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.