prahara-andalusia-1- www.rosirisalah.com
Penggalan Hidup, Resensi, review

Mengenal Jejak Thariq bin Ziyad lewat Novel Prahara Andalusia

Andalusia adalah negeri yang menyejarah, membentang dari selatan Portugal melebar hingga daratan Spanyol.   Penaklukan Spania adalah salah satu langkah dalam menyebarkan panji-panji Allah di tanah Eropa. Cadiz dan Sevilla di bagian Timur, Cordoba di sudut utara, Malaga di sisi selatan, hingga Granada di ujung barat.

Pecah!

Buku yang akhirnya selesai aku baca selama berlangsungnya masa karantina #stayathome yang membuat kita sulit membedakan arti rebahan dan giat bekerja. Bermodal hasil pinjam dari salah satu teman akhwat di kantor, (cc @wulanyohana), saya putuskan membawa buku ini pulang ke rumah untuk membacanya lebih lanjut, sebab memiliki ketertarikan besar pada sejarah Andalusia yang rasanya keren banget. (Super Arigatou, Teh Wulan!)

Ngomongin tentang motivasi awalnya, siapa sih yang gak merasa keren dengar kata Andalusia? Apa kalian gak penasaran setelah dengar dan mengatakan kata itu? Ya, walaupun sering mendengar dan merasa keren, saya sama sekali nol besar tentang sejarah salah satu wilayah di masa kekuasaan Dinasti Umayyah ini.

Peristiwanya tidak tahu, penakluknya tidak tahu, daerahnya dimana gak tahu, lah pokoknya tahunya Andalusia keren aja! (dasar!) Bahkan baru pas lulus kuliah kayaknya, baru tahu kalau Andalusia itu nama lain dari tanah Spanyol. Yaps. Tegaknya panji-panji Allah yang hadir di wilayah Portugal dan Spanyol.

Dan btw, akhirnya dipertemukan dengan buku ini. Walaupun novel, tapi pembawaanya sungguh berisi dan banyak data. Buku yang dikarang oleh seorang peneliti, pasti kaya akan data riset dong! Begitu pula dengan Novel Prahara Andalusia bagian 1 karya Pak Ario Muhammad ini. Banyak footnote-footnote untuk rujukan lebih lanjut,

Identitas Buku

Judul Buku          : Prahara Andalusia (1) – Penaklukan Andalusia

Penulis                 : Ario Muhammad, Phd

Penerbit              : Nea Publishing

Tebal                     : 413 Halaman

Jenis                      : Novel

Cetakan               : Agustus, 2019

Buku ini bercerita tentang seorang sejarawan dan dosen dari University of Oxford, Inggris bernama Dr. Daniel Amastan yang memulai ekspedisinya membuka rekaman sejarah Andalusia yang membuatnya harus menginjakan kaki di tanah Tangier, Maroko, tempat awal mula penaklukan kota Andalusia.

Selama perjalanannya ke Tangier, banyak peristiwa yang tuan Amastan ini alami. Bertemu dengan muslimah bercadar asli Maroko yang memikat hatinya, mencari tahu lebih dalam tentang Tuhan dan agama Islam, serta petualangan perjalanan mimpi yang menakjubkan menjadi titisan Thariq bin Ziyad sang Jenderal penakluk Andalusia!

Baca juga: Resensi Novel Religi The Purpose of Life Alnira

Saat berada di Tangier ribuan tahun lalu, Dr. Amastan bertemu dengan tokoh-tokoh penting dalam penaklukan Andalusia, ada Musa bin Nusayr pemimpin Ifriqiya dan Magribi, Julian si Gubernur Ceuta serta Roderic penguasa zalim tanah spayol, yang nantinya akan Thariq taklukan.

Nah nah nah, sebenarnya yang menarik adalah, walaupun ini novel, sungguh membuat saya penasaran untuk mencari tahu lebih dalam tentang sejarah penaklukan Andalusia yang ditulis langsung di buku sejarah.

Bagaimana konflik awalnya saat bangsa arab ada di tanah spanyol, bagaimana Thariq yang merupakan bangsa barbar diangkat menjadi pemimpin dan dipercaya oleh kaum Moor, dan bagaimana saja peristiwa itu terjadi. Buku ini memang jilid pertama, namun sukses mengenalkan tokoh-tokoh penting di awal peristiwa.

Kisah yang paling epic, menurutku btw, saat Thariq membakar seluruh kapal perang milik pasukan muslim di Al-Khandra saat hendak melawan pasukan Romawi saat itu. Seolah tahu kalau nyali pasukan muslim ada yang ciut melihat kabar untuk melawan pasukan Romawi yang sungguh banyak sekali jumlahnya.

Dikutip dari buku ini, hlm 370

“Wahai pasukan kaum muslimin…. Ke mana kalian akan pergi? Hanya ada lautan di depan kalian dan sebentar lagi musuh akan datang dari arah belakang kalian. Kapal-kapal sudah hangus terbakar. Tidak akan ada lagi jalan pulang.”

Nah nah nah ini yang paling epic,

“Maka demi Allah, kalian tidak punya pilihan lain, kecuali bersungguh-sungguh dalam jihad dan sabar!”

Teriakan Thariq kembali mengudara. Suara takbir bukan semakin surut justru melengking terbang ke angkasa.

Gak keren gimana tuch?

Pokoknya, bukunya cocok dibaca buat kalian yang mau baca novel-novel berlatar sejarah gitu. Karena kadang kita memang gamau yang berat berat pembawaanya yah 😀 jadi buku kayak gini cocok juga buat jadi bacaan pas lagi pengen baca (?)

Oke segitu aja yang mau disampaikan dalam ulasan kali ini. Semoga kedepannya, dapat mengenal lebih banyak tokoh-tokoh keren dunia Islam lagi ya! Biar gak kudet aja gitu, karena sosok inspiratif itu banyak, apalagi yang memegang tauhid dalam hatinya. Beuh. Keren.

Burung Camar Burung Cenderawasih (Cakep)

Lanjutin aja sendiri,

Terimakasih!

(Rosi Risalah)

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *