Uncategorized

Resensi Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia: Seberapa Jauh Cinta Dua Kodi Akan Menerbangkanmu

Judul Buku          : Cinta Dua Kodi

Penulis                 : Asma Nadia

Penerbit              : AsmaNadia Publishing House

Tahun                   : 2017

Tebal                     : vi + 378 hlm; 14 cm x 20,5 cm

Lagi, kisah inspiratif yang menguatkan perempuan dituturkan dalam novel karya Mbak Asma Nadia ini. Bercerita tentang perempuan-perempuan hebat, kisah Aryani dan Kartika; yang pada awalnya dituturkan beriringan sebagai kisah dalam kurun waktu berbeda. Namun pada akhirnya, pembaca akan mengetahui hubungan erat diantara mereka berdua.

Saya menikmati membaca kisah mereka. Banyak pelajaran yang didapat, seperti kegamangan dalam memilih calon imam. Peristiwa yang memang bukan main-main, sebab memilih seorang yang akan menjadi tempat bersandar pun sebagai sosok ayah bagi anak-anak memang bukan perkara mudah. Dua kisah berjalan berbeda, masalah yang dihadapi oleh Aryani dan juga Kartika (menurut saya ini awal dari bagaimana sosok lelaki yang menjadi imam mereka).

Rekam kisah dalam novel ini mengurut dengan inspirasi, dari ilmu tentang idealisme bekerja, kesabaran, usaha, dan tanggung jawab ilmu tentang rumah tangga. Bagaimana pernikahan sebenarnya dengan kehadiran masalah kedua keluarga. Bagaimana hubungan orangtua dan anak serta perihal tanggung jawab yang akan hadir setelah pernikahan itu. Perjuangan dan kerja keras yang disuguhkan dalam novel ini luar biasa menginspirasi—apalagi setelah saya tahu di halaman-halaman akhir, bahwa beberapa kisah merupakan rekam jejak sesungguhnya dari seorang Muslimah, bukan hanya sekadar fiksi.

Buku setebal 356 halaman ini memberikan saya pemahaman baru, mungkin bagi seluruh pembacanya juga begitu. Inspirasi tentang berusaha pun bekerja keras dan kesabaran. Berkarya untuk umat dan ikhlas. Tak lupa bahwa segalanya ada Allah sebagai pengatur dan Maha Pemberi Rezeki. Novel yang luar biasa! Tak henti-hentinya bersyukur banyak hikmah dan inspirasi yang di dapat setelah membaca novel ini.

 

Kutipan percakapan favoritku (Halaman 104-105) :

“Seberapa besar cintamu?”

“Dua kodi.”

“Kenapa tidak tiga, empat, atau lima kodi?”

“Segitu saja dulu, Uni,” Balasnya dengan logat Minang, “nanti kalau habis bisa ditambah. Sedikit yang penting lancar!”

“Kamu tidak akan tahu seberapa jauh cinta dua kodi akan menerbangkanmu.”

 

Walaupun tidak terasa aura filosofisnya, tetapi kalau kalian membaca full buku ini pasti akan mengerti makna cinta 2 kodi tersebut. Di atas hanya penggalan yang dipotong beberapa penjelasan suasananya. Ada sedikit spoiler yang terlihat dan sesuai dari design sampul bukunya. Ya, jika ingin tahu, baca saja bukunya okeee ?

Yang jelas, ini adalah salah satu buku yang menginspirasi dan keren banget! Banyak pelajaran dan pemahaman baru yang bisa di dapat dari buku ini. Percayalah bahwa; (seperti kata Mbak Asma Nadia yang membalikan pepatah): Hasil tak akan menghianati Usaha ? (aku baca ini sambil merenung keras)—soalnya kebalik dari kutipan biasanya, tapi kerasa lebih keren, hehe.

Rosi Risalah

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.